Kekurangan Pasang Ring pada Jantung

Pembuluh darah di jantung bisa mengalami penyempitan yang membuat jantung tidak bisa memompa darah dan oksigen di seluruh bagian tubuh. Ketika mengalami hal ini, pembuluh darah tersebut harus ditopang agar ukurannya tetap normal sehingga aliran udara dan oksigen bisa mengalir dengan lancar. Untuk menopang pembuluh darah dibutuhkan stent atau ring dan juga balon khusus sebagai pendukungnya. Hal inilah yang dikenal dengan operasi pemasangan ring jantung. Sudah ada banyak orang yang melakukan operasi ini dan berhasil bertahan hidup karena pembuluh darah di jantung bisa bekerja dengan normal. Meskipun begitu, sebagian orang menganggap bahwa operasi ini masih banyak memiliki banyak kekurangan sehingga beberapa penderita penyakit jantung memilih jenis operasi lain atau pengobatan lain.

pasang ring pada jantung

Apa saja yang menjadi kekurangan pasang ring pada jantung? Temukan jawabannya di bawah ini:

Hanya rumah sakit berkualitas yang menyediakan layanan ini

Hampir di setiap kota di Indonesia memiliki rumah sakit baik yang dikelola oleh pemerintah atau pun pihak swasta. Meskipun begitu, hanya ada segelintir rumah sakit yang menyediakan layanan bedah jantung ini. Ya, rumah sakit-rumah sakit tersebut adalah rumah sakit berkualitas yang lokasinya hanya berada di kota-kota besar, seperti Jakarta. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa para penderita penyakit jantung memilih untuk melakukan pengobatan lain. Selain jauh, tentu dibutuhkan dana yang tidak sedikit baik untuk biaya transportasi maupun biaya rumah sakit. Bagi masyarakat dengan perekonomian menengah ke bawah, mereka tentunya tidak ingin buang-buang uang untuk hal ini. Pengobatan alternatiflah yang akan mereka pilih.

Harganya mahal

Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk memasang ring pada jantung? Jawabannya tergantung di mana pembedahan ini dilakukan, kualitas ring itu sendiri, dan berapa banyak ring yang akan dipasang. Pada umumnya, harga satu ring berada di kisaran 45-75 juta bahkan lebih. Jika bicara soal kualitas, semakin bagus kualitas ring yang dipakai, semakin mahal juga harganya. Jika penderita penyakit jantung hanya memiliki income per bulan tak lebih dari 3 juta, tentu mereka akan berpikir berkali-kali untuk melakukan operasi ini. Jika mereka memaksa, hutang mereka akan di mana-mana dan siap-siap untuk dikejar-kejar debt collector. Di lain sisi, apabila sudah membeli asuransi kesehatan, biaya rumah sakit akan dialihkan ke perusahaan asuransi sehingga tidak ada dana yang harus dikeluarkan. Sayangnya, lagi-lagi masyarakat di Indonesia banyak yang enggan membeli asuransi dan baru menyadari manfaatnya ketika sudah berada di rumah sakit.

Resiko penyumbatan jantung tetap ada

Poin ini yang paling ditakuti oleh penderita penyakit jantung yang ingin melakukan pembedahan dan pemasangan ring. Mengapa demikian? Setiap pembedahan baik itu besar ataupun kecil tentu akan memiliki resiko tersendiri. Untuk pemasangan ring pada pembuluh darah di jantung, resikonya adalah penyumbatan jantung akan tetap ada entah itu 3 atau 4 tahu paska operasi. Hal ini dikarenakan karena ring yang dipasang memiliki daya tahan. Apabila memilih ring dengan kualitas rendah, tentu hanya dalam beberapa tahun, ring harus diganti dan resiko penyakit jantung akan kembali ada. Di samping itu, dibutuhkan dana lagi untuk melakukan pemasangan ring ulang.

Inilah kekurangan pemasangan ring pada jantung yang membuat banyak pengidap penyakit jantung harus berpikir berkali-kali untuk melakukan operasi ini. Btw, jika Anda penderita penyakit jantung dan ingin melakukan operasi ini, disarankan untuk memilih rumah sakit berkualitas dan ring yang tahan lama agar Anda tidak menghabiskan banyak uang dalam waktu singkat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *